Assalamualaikum Wr. Wb
Yth. Ibu Kepala Sekolah……………………………………………............Ibu Rita F. N
Yth. Ibu Guru Bidang Studi Bahasa Indonesia………………………Ibu Tika S.
Puji syukur marilah kita panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat islam, nikmat iman, nikmat sehat serta nikmat ukhuwah islamiyah sehingga kita dapat berkmpul disini dengan keadaan saling kenal mengenal. Tak lupa salawat serta salam kita berikan kepada nabi Muhammad SAW. yang telah mengantarkan kita keluar dari zaman jahiliyah.
Kita sebagai muslim dan muslimah, harus selalu menjaga budaya islam dalam mengahadapi ea globalisasi ini, agar kita tidak melanggar aturan-aturan islam.
Mungkin ini merupakan hal yang sulit bagi kebanyakan orang, Karena kalau kita perhatikan, sepertinya dari hari ke hari, budaya islam sudah semakin dilupakan oleh para pemeluknya. Baik dalam hal berpakaian, pegaulan, gaya hidup, maupun dalam hal pemanfaatan teknologi.
Untuk itu, tema yang akan Anbar bawakan pada hari ini adalah, “Tantangan Muslim dan Muslimah, dalam Menghadapi Era Globalisasi dalam Bidang TEKNOLOGI”.
Seperti yang sudah kita ketahui, mengenai sifat teknologi yang tidak dapat dibendung lagi, memungkinkan teknologi dapat dipakai oleh semu kalangan umur, baik laki-laki, maupun perempuan. Banyak hal-hal positif yang terdapat di teknologi, namun teknologi tak luput dari hal-hal negatif. Banyak yang beranggapan bahwa teknologi, sebut saja contohnya internet, merupakan pusat atau awal dari hal-hal negatife berasal. Misalnya dari kebiasaaan chatting terlalu lama, pengaruh kehidupan dunia luar yang non-islami, ataupun pembukaaan situs-situs yang terlarang.
Namun, coba kita lihat sisi positifnya, dengan internet, kita bias mengembangkan rasa keislaman kita. Misalnya dengan mengetahui perkembangan dunia islam di luar sana, dapat menambah pengetahuan islam lewat internet, kita juga dapat menjalin hubungan silaturahmi yang sempat terputus, selain itu lewat kecanggihan teknologi, kita juga dapat mempunyai program Qur’an digital yang dapat memudahkan kita dalam mempelajari dan membaca Al Qur’an, terutama bagi yang sulit untuk mempelajarinya.
Hadirin yang masih setia mendengarkan,
Pada dasarnya, tujuan teknologi adalah untuk memudahkan para penggunannya dalam menghadapi era globalisasi ini. Dan semua kembali pada diri kita masing-masing, bagaimana kita sebagai penerus bangsa ini, sekaligus sebagai muslim dan muslimah untuk memanfaatkan teknologi dan mengembangkanya, bukan malah mendatangkan mudarat kepada kita. Dengan kita yakin dan ingat bahwa semua perbuatan kita dilihat oleh Alllah SWT., insya Allah kita akan terhindar dari perbuatan-perbuatan negatif dari pemanfaatan teknologi.
Demikian yang dapat saya sampaikan. Mudah-mudahan pidato ini bermanfaat. Maaf bila ada kesalahan, karena kesempurnaan hanya milik Allah SWT..
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Kamis, 22 April 2010
Selasa, 24 November 2009
Liat dari sisi lainnya dong...!!

"TV bahaya banget bagi anak"
Salah bangettt… Walaupun ada benarnya, tapi kata-kata ini juga dianggap salah. Kenapa?? Karena pikiran orang-orang tentang TV selalu ke arah yang negative terhadap TV, seperti “tv itu nyita waktu belajar, jadi waktu untuk menonon”, atau “anak-anak akan lebih milih tv, daripada belajar”, dll. Kita tidak dapat mencegah pengaruh globalisasi, walaupun memang benar tv banyak menyita waktu belajar menjadi waktu untuk menonton,, tapi JANGAN SALAH karena tv juga bisa menginspirasi kita ke hidup yang lebih baik (tentunya dengan tontonan yang positif..); mengambil pelajaran dari sebuah kejadian, maka dari itu seorang anak yang menonton pun harus diampingi orangtuanya , agar tidak terjadi salah pengertian..
Sedikir geser ke luar dari Indonesia, bagi yang sudah berlangganan TV kabel, atau biasa menjelajahi dunia film luar, pasti sudah tidak asing lagi mendengar kata HBO, national Geographic Chanel atau BBC Knowledge dan lainya..
Di NGC, BBC, atau Discovery Chanel, dll BANYAK banget yang bisa kita pelajari, seperti kita bisa mengenal suatu Negara baru yang terpencil, dan tidak hanya negaranya yang bisa kita ketahui, tapi kita juga bisa mempelajarai tentang penduduk maupun tradisi dan adat penduduk setempat.
Dan kalau di HBO atau chanel film lainyya, kita bisa banyak mengambil hikmah-hikmah dari sebuah film, contohnya pernah ada film (apa ya?? Lupa namanya… hehe), yang ceritain ada ‘seorang laki-laki yang punya penyakit dari lahir, yang dia itu akan membunyikan sebuah suara binatang setiap sekian detik dan belum ada obatnya, karena itu penyakit langka,, sampai-sampai, ia diragukan akan sukses dan berhasil dimasa depan oleh ayahnya.. Remaja adalah saat ia mulai putus asa, karena ia tidak PD untuk menjalani hidup dengan kebiasaanya tsb., tapi ia tetap bertahan. Sampai saat ia dewasa, ia berminat untuk menjdai guru, belasan sekolah ia datangi untuk melakukan wawancara, tapi setiap sekolah yang ia datangi hanya menimbulkan kekecewan, yang dikarenakan kebiasaanya. Sampai pada suatu sekolah, ia diterima menjadi guru sekaligus wali kelas dengan proses wawancara selama 3 jam. Hari pertama masuk sekolah, ia ditertawakan oleh murid-muridnya, sampai ada orang tua dari salah satu siswi yang memindahkan anaknya ke kelas lain, karena mereka tidak mau anaknya dikelas guru yang cacat. Ia sedih namun tetap menerima. Lama-kelamaan, ia mulai terbiasa dengan tertawaan anak muridnya, dan menjadikan hiburan dalam kelasnya,, dan ia pun sering mengisi waktu luang untuk menceritakan tentang penyakitnya tsb. Hari berganti hari,, tahun berganti tahun, ia semakin sukses dan ayahnya pun bangga terhadapnya. Dan ….’ Cerita ini mungkin hanya sebagian yang dapat ditampilkan, dan jika sempat untuk menonton lengkap, mungkin kalian dapat mengambil pelajaran, yaitu tidak semua kekurangan itu jelek, namun dapat digunakan sebagai keistimewaan..
Intinya,,, dari setiap perubahan jangan dilihat dari sisi negative dan dari sisi depannya saja.. Tapi cobalah lihat dari sisi sebelahnya ataupun belakangnya, siapa tau ada rahasia tersembunyi yang dapat dijadikan manfaat atau pelajaran yang berguna…
by : Anb
Salah bangettt… Walaupun ada benarnya, tapi kata-kata ini juga dianggap salah. Kenapa?? Karena pikiran orang-orang tentang TV selalu ke arah yang negative terhadap TV, seperti “tv itu nyita waktu belajar, jadi waktu untuk menonon”, atau “anak-anak akan lebih milih tv, daripada belajar”, dll. Kita tidak dapat mencegah pengaruh globalisasi, walaupun memang benar tv banyak menyita waktu belajar menjadi waktu untuk menonton,, tapi JANGAN SALAH karena tv juga bisa menginspirasi kita ke hidup yang lebih baik (tentunya dengan tontonan yang positif..); mengambil pelajaran dari sebuah kejadian, maka dari itu seorang anak yang menonton pun harus diampingi orangtuanya , agar tidak terjadi salah pengertian..
Sedikir geser ke luar dari Indonesia, bagi yang sudah berlangganan TV kabel, atau biasa menjelajahi dunia film luar, pasti sudah tidak asing lagi mendengar kata HBO, national Geographic Chanel atau BBC Knowledge dan lainya..
Di NGC, BBC, atau Discovery Chanel, dll BANYAK banget yang bisa kita pelajari, seperti kita bisa mengenal suatu Negara baru yang terpencil, dan tidak hanya negaranya yang bisa kita ketahui, tapi kita juga bisa mempelajarai tentang penduduk maupun tradisi dan adat penduduk setempat.

Dan kalau di HBO atau chanel film lainyya, kita bisa banyak mengambil hikmah-hikmah dari sebuah film, contohnya pernah ada film (apa ya?? Lupa namanya… hehe), yang ceritain ada ‘seorang laki-laki yang punya penyakit dari lahir, yang dia itu akan membunyikan sebuah suara binatang setiap sekian detik dan belum ada obatnya, karena itu penyakit langka,, sampai-sampai, ia diragukan akan sukses dan berhasil dimasa depan oleh ayahnya.. Remaja adalah saat ia mulai putus asa, karena ia tidak PD untuk menjalani hidup dengan kebiasaanya tsb., tapi ia tetap bertahan. Sampai saat ia dewasa, ia berminat untuk menjdai guru, belasan sekolah ia datangi untuk melakukan wawancara, tapi setiap sekolah yang ia datangi hanya menimbulkan kekecewan, yang dikarenakan kebiasaanya. Sampai pada suatu sekolah, ia diterima menjadi guru sekaligus wali kelas dengan proses wawancara selama 3 jam. Hari pertama masuk sekolah, ia ditertawakan oleh murid-muridnya, sampai ada orang tua dari salah satu siswi yang memindahkan anaknya ke kelas lain, karena mereka tidak mau anaknya dikelas guru yang cacat. Ia sedih namun tetap menerima. Lama-kelamaan, ia mulai terbiasa dengan tertawaan anak muridnya, dan menjadikan hiburan dalam kelasnya,, dan ia pun sering mengisi waktu luang untuk menceritakan tentang penyakitnya tsb. Hari berganti hari,, tahun berganti tahun, ia semakin sukses dan ayahnya pun bangga terhadapnya. Dan ….’ Cerita ini mungkin hanya sebagian yang dapat ditampilkan, dan jika sempat untuk menonton lengkap, mungkin kalian dapat mengambil pelajaran, yaitu tidak semua kekurangan itu jelek, namun dapat digunakan sebagai keistimewaan..
Intinya,,, dari setiap perubahan jangan dilihat dari sisi negative dan dari sisi depannya saja.. Tapi cobalah lihat dari sisi sebelahnya ataupun belakangnya, siapa tau ada rahasia tersembunyi yang dapat dijadikan manfaat atau pelajaran yang berguna…
by : Anb
Rabu, 04 November 2009
... 31 Oktober 2009.. Ikut Lomba Quick and Smart
Dengan berbekal keyakinan minim untuk mengikuti lomba “quick and smart” di Cikal ,, gw berangkat bersama teman-teman seperjuangan menuju tempat lomba..
Karena telat nunggu salah satu teman, kita jadi terlambat masuk kelas,, sebelumnya kita bingung dimana kelas berlangsungnya lomba tersebut.. Jadi kita uring-uringan dulu ke lantai atas dengan bermodal ‘sok tau’ untuk mencari kelas perlombaan,, setelah tanya ke salah seorang asli orang situ, kita akhirnya dianter ke ruang kelas perlombaan,, masuk kelas lewat pintu depan, karena gak tau kalau masuknya lewat belakang,, masuk kelas bingung cari tempat duduk karna udah diatur sesuai nomor, kita balik keluar untuk cari nomor tempat duduk,, gak tau kalau yang kita liat itu nomor entrance, kita masuk lagi ke kelas dan kita dikasih tau kalau nomor yang tadi kita liat itu nomor entrance, bukan nomor kursi, kita balik lagi keluar,, Sampe ada seseorang cowok asli situ yang (kata Fn sih,, gayanya keren,, trus kata Fn ma Fi kemejanya kaya punya Rob) mungkin dari tadi liat kita bolak-balik, kaya setrikaan, Fn (temen sekelompok gw) pun ditegur sama cowok itu, “Kenapa?” katanya, Fn jawab “gak kok, Cuma cari nomor kursi”… dan akhirnya gw ngerti dan tau yang mana nomor antrance sama nomor kursi.. masuk kelas lagi, masih lewat pintu depan, kita pun sadar kalau masing-masing masih pada pegang kertas buat belajar, padahal ujian penyelisihannya udah dimulai dan kita telat beberapa belas menit,, kita pun segera masukin kertas ke dalam tas, duduk, dan dikasih soal,
..Saat Ujian penyelisihan berlangsung..
Kaget banget pas soal yang kita hadepin tuh ternyata tentang MIPA dan sedikit banget IPU,, yang kita pelajarin-kan Cuma IPU yang gak keluar disitu…!!! Lemes… Kaget… Kecewa… Malu telat.. soalnya nomor satu aja udah susah.. ditambah lagi dengan kertas-kertas yang harus ditandatangani… rese banget deh..!!!
.. selesai ujian penyelisihan..
Nunggu pengumuman di tempat yang panas, karena gak ada tempat lagi,, capek,, putus asa,, tapi masih harus nunggu hasil ujian penyelisihan,, niat balik, soalnya gak yakin bakal lulus,, izin guru pengantar mau balik, tapi gak boleh, karena keputusan UP belum tau,,
..Hasil UP udah keluar..
Siap-siap beresin semua bawaan, karena mau siap balik,, menuju ruangan tadi untuk cari tau keputusan UP,, dan ternyata,, duta quick smart sekolah gw masuk final semua dan lawanya SM untuk bagian cerdas cermat.. Bahagia.. Gerah.. Seneng.. Campur aduk.. Dri 70 soal yang sempet kelompok gw kerjain, diantaranya cuma salah lima.. how surprise!!.. Akhirnya gw gak jadi balik,, dan bergembira ria,, disana juga terpancar wajah para guru pengantar yang bahagia juga… hahahahaha… senangnya..
..Istirahat..
Istirahat, kita masih seneng aja, bisa ngalahin 13 peserta lain.. … gak nyangka,, angka hoki kita gede banget kali ya...!!!.. atau mungkin karna semangat Fn pas sebelum UP??..
..saat cerdas cermat..
Awalnya yakin, tapi saat duduk, mulai tegang, dengan guru yang bicara Inggrisnya inggris banget,, tambah tegang.. tapi dengan keyakinan kita sama Allah, keyakinan kalau gak juara satu, ya dua, kalau nggak ya tiga (hehe…)... Bismillahirrahmanirrahim.. kita mulai...
..melewati bagian satu.. bagian dua.. bagian tiga..
Akhirnya selesai,,, kita dapet juara tiga, walau yang ketiga tapi kita udah ngerasa cukup kok, soalnya udah cukup bangga
Hal-hal yang bisa dipelajari dari pengalaman ini :
· Jangan suka telat (terutama buat Fi nih...)
· Jangan hanya mengandalkan belajar, karena hoki juga berpengaruh besar
· Berdoa kepada Allah sebelum memulai sesuatu
· Jangan terlalu berpacu pada belajar serius, tapi harus SERSAN,, soalnya kalau sersan gak terlalu kecewa kalau kalah
· (mitos) kalau soalnya susah,, tutup dulu, doa lagi, bismillah, buka lagi, ngerjain yang bisa, susah belakangan
· Kalau misalnya gak menang, jangan terlalu kecewa, kecewa boleh, tapi kalau kelewatan jangan, soalnya kita masih patut bangga udah bisa jadi wakil sekolah
Alhamdulillah.......
Karena telat nunggu salah satu teman, kita jadi terlambat masuk kelas,, sebelumnya kita bingung dimana kelas berlangsungnya lomba tersebut.. Jadi kita uring-uringan dulu ke lantai atas dengan bermodal ‘sok tau’ untuk mencari kelas perlombaan,, setelah tanya ke salah seorang asli orang situ, kita akhirnya dianter ke ruang kelas perlombaan,, masuk kelas lewat pintu depan, karena gak tau kalau masuknya lewat belakang,, masuk kelas bingung cari tempat duduk karna udah diatur sesuai nomor, kita balik keluar untuk cari nomor tempat duduk,, gak tau kalau yang kita liat itu nomor entrance, kita masuk lagi ke kelas dan kita dikasih tau kalau nomor yang tadi kita liat itu nomor entrance, bukan nomor kursi, kita balik lagi keluar,, Sampe ada seseorang cowok asli situ yang (kata Fn sih,, gayanya keren,, trus kata Fn ma Fi kemejanya kaya punya Rob) mungkin dari tadi liat kita bolak-balik, kaya setrikaan, Fn (temen sekelompok gw) pun ditegur sama cowok itu, “Kenapa?” katanya, Fn jawab “gak kok, Cuma cari nomor kursi”… dan akhirnya gw ngerti dan tau yang mana nomor antrance sama nomor kursi.. masuk kelas lagi, masih lewat pintu depan, kita pun sadar kalau masing-masing masih pada pegang kertas buat belajar, padahal ujian penyelisihannya udah dimulai dan kita telat beberapa belas menit,, kita pun segera masukin kertas ke dalam tas, duduk, dan dikasih soal,
..Saat Ujian penyelisihan berlangsung..
Kaget banget pas soal yang kita hadepin tuh ternyata tentang MIPA dan sedikit banget IPU,, yang kita pelajarin-kan Cuma IPU yang gak keluar disitu…!!! Lemes… Kaget… Kecewa… Malu telat.. soalnya nomor satu aja udah susah.. ditambah lagi dengan kertas-kertas yang harus ditandatangani… rese banget deh..!!!
.. selesai ujian penyelisihan..
Nunggu pengumuman di tempat yang panas, karena gak ada tempat lagi,, capek,, putus asa,, tapi masih harus nunggu hasil ujian penyelisihan,, niat balik, soalnya gak yakin bakal lulus,, izin guru pengantar mau balik, tapi gak boleh, karena keputusan UP belum tau,,
..Hasil UP udah keluar..
Siap-siap beresin semua bawaan, karena mau siap balik,, menuju ruangan tadi untuk cari tau keputusan UP,, dan ternyata,, duta quick smart sekolah gw masuk final semua dan lawanya SM untuk bagian cerdas cermat.. Bahagia.. Gerah.. Seneng.. Campur aduk.. Dri 70 soal yang sempet kelompok gw kerjain, diantaranya cuma salah lima.. how surprise!!.. Akhirnya gw gak jadi balik,, dan bergembira ria,, disana juga terpancar wajah para guru pengantar yang bahagia juga… hahahahaha… senangnya..
..Istirahat..
Istirahat, kita masih seneng aja, bisa ngalahin 13 peserta lain.. … gak nyangka,, angka hoki kita gede banget kali ya...!!!.. atau mungkin karna semangat Fn pas sebelum UP??..
..saat cerdas cermat..
Awalnya yakin, tapi saat duduk, mulai tegang, dengan guru yang bicara Inggrisnya inggris banget,, tambah tegang.. tapi dengan keyakinan kita sama Allah, keyakinan kalau gak juara satu, ya dua, kalau nggak ya tiga (hehe…)... Bismillahirrahmanirrahim.. kita mulai...
..melewati bagian satu.. bagian dua.. bagian tiga..
Akhirnya selesai,,, kita dapet juara tiga, walau yang ketiga tapi kita udah ngerasa cukup kok, soalnya udah cukup bangga
Hal-hal yang bisa dipelajari dari pengalaman ini :
· Jangan suka telat (terutama buat Fi nih...)
· Jangan hanya mengandalkan belajar, karena hoki juga berpengaruh besar
· Berdoa kepada Allah sebelum memulai sesuatu
· Jangan terlalu berpacu pada belajar serius, tapi harus SERSAN,, soalnya kalau sersan gak terlalu kecewa kalau kalah
· (mitos) kalau soalnya susah,, tutup dulu, doa lagi, bismillah, buka lagi, ngerjain yang bisa, susah belakangan
· Kalau misalnya gak menang, jangan terlalu kecewa, kecewa boleh, tapi kalau kelewatan jangan, soalnya kita masih patut bangga udah bisa jadi wakil sekolah
Alhamdulillah.......
Langganan:
Postingan (Atom)